My Life as an Employee

Something just brought me here. Semalem kepikiran kalo kayaknya this blog needs more contents. Kayak sayang aja udah bikin tapi malah gak ada isinya sama sekali. Moody sekali rasanya buat nulis blog. Tapi kemarin mulai kepikiran “I need to make something with this site”, jadilah hari ini di sela-sela kesibukkanku sebagai employee, nyempetin buat bikin draft blog.

Hmm. Ya. Well, being an employee isn’t my thing. Like, I wanna be an entrepreneur and growing up my own business. Tapi di sisi lain, semua juga butuh proses dan usaha maksimal. Butuh modal juga. I couldn’t ask my parents to give me money gitu aja. So I need to make money by myself. Salah satunya jadi employee kayak sekarang ini. Emang sih gak gitu aja dapet uang banyak juga dengan bekerja, tapi setidaknya I make money, bisa ditabungin buat modal bisnis dan juga modal-modal lainnya, mungkin modal nikah hahahaha. “Syukurin apa yang kamu dapet sekarang, sekecil apapun itu”, that’s what my Daddy said. So, dengan penghasilanku yang terbilang belum cukup besar, aku tetep bersyukur karena itu rezeki yang Allah kasih buat aku. Oh, dan satu lagi, pekerjaanku yang sekarang itu sama sekali gak ada hubungannya sama Psychology things and stuff, but I can do it. It’s more like a stepping stone, being out of my comfort zone, sebelum nanti mungkin aku kerja di bidang yang bener-bener sesuai dengan keinginan aku sendiri. To be honest, bekerja di bidang HRD or something juga bukan minatku, sih. Aku lebih menyukai bidang Psikologi yang berhubungan dengan terapi, konseling, dan semacamnya itu. Ya, walaupun aku juga gak terlalu banyak paham.

And ya, it’s March already. I got my very first salary as an employee. Yay! So, yesterday I decide to buy a Big Box from Pizza Hut Delivery and brought it home. Makan bareng Mama dan Deri doang because Kakak was in her office waktu aku dateng bawa pizzanya. I feel so blessed. Thank God 🙂

IMG_5080.JPG

American Favorite topping is my all time favorite!

Advertisements

6 thoughts on “My Life as an Employee

  1. Miftah Eres says:

    Cari kerja makin sulit sekarang.
    Pemikiran yang bagus kalau kerja cari modal. Emang kebanyakan orangtua takut sih pas anaknya pengen nyoba mulai buka usaha. Hemm

    BTW, terakhir makan pizza 2010. Udah lupa rasanya..

  2. bersapedahan says:

    umumnya yang kerja di HRD kalau bukan dari psikologi .. dari Hukum .. biasanya sih begitu.
    mudah2-an bisa memulai merintis bisnisnya … ayo mulai start up business .. mumpung lagi banyak dapat bantun dari pemerintah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s